• Home Tumpeng Robyong Gundul Sebagai Simbol Keselamatan
Tumpeng Robyong Gundul Sebagai Simbol Keselamatan

Tumpeng Robyong Gundul Sebagai Simbol Keselamatan

Untuk tumpeng satu ini merupakan tumpeng yang mengutamakan kepercayaan dari anda pribadi tidak ada paksaan untuk memasak tumpeng ini karena tujuannya sudah termasuk dengan kepercayaan. Tumpeng yang satu ini biasanya dijadikan sebagai sajen. Anda tidak dapat pesan nasi tumpeng Jakarta karena tumpeng yang satu ini dibuat hanya untuk keperluan agama saja. Tumpeng ini terbuat dari nasi tanpa dihiasi lauk apapun. Jadi wujudnya hanya warna putih polos tanpa dikelilingi lauk. Hanya saja tumpeng ini dikelilingi dengan tujuh jenang dalam tujuh wadah cekenthong. Setiap cekonthong memiliki jenang yang berbada. Seperti halnya ada jenang merah, jenang putih palang jenang merah, jenang putih saja dan berbagai macam kombinasi dari jenang tersebut.

Maksut dari Tumpeng Robyong Gundul adalah sebagai simbol bahwa bayi yang lahir ke dunia tadi masih dalam keadaan polos, bersih, dan suci baik dari lahir maupun batin bayi tersebut. ia lahir kedunia juga belum memiliki apa apa, yang dimiliki bayi tersebut hanya jiwa dan raga yang melekat pada dirinya sejak lahir. Ketujuh jenang yang mengeliling tumpeng tersebut memiliki makna bahwa saat kelahiran sang bay menurut riwayat tradisi Jawa Kuno terdahulu bayi selalu disertai oleh tujuh saudaranya yang berasal dari darahnya, kawahnya, kotorannya, ari – ari, dan lain – lain. Didalam riwayat saudaranya tersebut juga akan menyertainya dalam mengikuti kehidupannya. Karena memiliki makna yang sakral sebaiknya anda tidak pesan nasi tumpeng Jakarta jika tidak sesuai dengan keimanan anda.

Cara menyajikan tumpeng satu ini adalah sediakan tujuh buah takir atau cekanthong dengan ukuran sedang. Takir pertama diisi bubur putih, takir kedua anda isi dengan bubur merah, untuk takar ketiga diisi bubur puth separo, bubur merah sepaor, takir keempat diisi bubur putih penuh lalu diatasnya diberi palang bubur merah, untuk takar kelima diberi bubur putih penuh lalu di atasnya diberi palang bubur merah, takir keenam diisi bubur putih penuh kemudian, diatasnya diberi sedikit parutan kelapa dan irisan gula merah, takir ketujuh diisi bubur putih penuh kemudian diatasnya persis di tenga – tengahnya diberi bubur merah sedikit saja, disarankan anda tidak pesan nasi tumpeng Jakarta jika tidak sesuai dengan kenyakinan yang anda percayai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *